Dian Belum Ingin Menikah

Published Date: August 5th, 2006
Category: PersonaL

dian sastroBiasanya, seorang artis malah lebih senang kalo nikah muda. Tapi tidak demikian dengan Dian Sastro. Menurutnya, karir dan pendidikan jauh lebih penting dari pada pernikahan saat ini. Dian bahkan pengen nerusin sekolah lagi pas kelar dari kuliahnya saat ini di Fakultas Filsafat UI.

Dian sudah lebih dari satu tahun menjalin hubungan dengan Abi, putra dari Yapto Soerjosoemarno. Dian sendiri berharap sangat kekasihnya itu mau menunggunya untuk mewujudkan impiannya saat ini.

Untuk memiliki karir ’serius’, kini juara I Gadis Sampul 1996 ini sedang sibuk menggarap skripsinya di Jurusan Ilmu Filsafat Universitas Indonesia. Dian masih bingung memilih bahasan untuk skripsinya, antara kajian feminisme atau filsafat seni.

Jika lulus kelak, penyuka warna pink ini masih berniat untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Dian berniat sekolah ke luar negeri. Tapi katanya, ia masih menabung untuk mewujudkan rencana itu dua tahun mendatang. Yah, butuh kesabaran yang kuat nih dari Bang Abi.

19 Responses to “Dian Belum Ingin Menikah”

Trackback this entry.

akhirnya dian skripsi jg neeee….smgt2 aj yah..!
lom pengen kwn dulu demi cita2 bgs siii,ce jmn skarang mang musti konsisten sm cita2nya…wuih mulai berbau feminisme ni..(mnarik jg ni klo dian bikin skripsi ttg feminisme) good luck aj bwt dian..!!!

Mbak Dian,

salam dari herman orang paling keren ..
semoga mbak selalu penuh dengan kelimpahan, kebagiaan dan hidup mulia. AMin!

Mbak..
yang nulis-in blog mbak dian bukan mbak ya??

^_^

SlaMeT Berjuang dengan SkRIPSi!! =)

ini dia yang saya cari2.

btw dapat dari mana info dian sastro? dari dia langsung atau dari media lain..?

boleh di link kan blognya..?

thanks

dian sastro
met kenal. dariku..
oh ya, kapan main film movie lagi?
aku paling suka film aadc sama belahan jw

mBAK, numpang TANYA! kENAPA masuk aliansi mawar putih??

dian…caca skrip cerpenku yuk?! barangkali lo mau jadiin cerita

gt

#8
Lintang A. Nugroho
August 22nd, 2006 at 10:15 am

mbak dian, gw anak filsafat ui 2006, nama gw Lintang A. Nugroho.
Sukses ya buat kuliah & kariernya !
Daah… !!!
Bales yaa, Please !!!

lam kenal mbak dian…aku suukkaaa wajah Asiamu
oya aku mahasiswa filsafat UGM yogya.aku angkatan 2002, aku jg lagi nyusun skripsi,hati2 milih judul tentang feminisme,udh banyak bgt yg nulis ttg feminisme…kalo butuh bantuan hubungi emailku.ok:)

sukses selalu
085228245558

gini lHo bknnYa q mw IkuT caMpuR seEh tP lBh tepaTnyA PengEn twja,Bnr G seE B’lG dkT ma MARWAN(pramborsjkt)?trUs kPn maEn fiLm lG?kaNgeN tw….Oya RenCananya KapaN sEleSay sKripSinYa.dIbls Ya”’teNgkYu sblMnYa

Dian kalo mau nikah .. nikah aja sama saya yah

gw ,sbgai pengagum mbk dian, baguslah klo mikirnya ke cita2 dulu. mumpung masih muda,kesempatan masih panjang banget.tak doain REK,…..

#13

dian cari gantinya abi yang lebih lebih lebih kereeeeen y! biar pamerin k dy mang cowo dy doang!

Selamat buat kesuksesannya menyelesaikan studi dan selamat bergabung dengan tim pengajar filsafat UI……

Oh, ya saya mengundang Saudari mengunjungi blog saya http://meontology.blogdrive.com/ setidaknya bisa sumbang saranlah….

Terima kasih
Boas Boang manalu

mbak.
kok jarang keliatan lagi sih di epistem.
hihi.
sebenarnya, menjadi asdos itu adalah sebuah kebanggaan lho.
tapi, menjadi mahasiswa lebih menyenangkan.
soanya,, asdosnya mbak.
hhe.
terangkat aja inspirasi saya.
hha.

nihaq.
0606091911

Mba Dian, bagi saya, mungkin anda adalah sebuah magnet yang mampu menggabungkan antara pesona artis dan refleksi pikiran kritis. Memang, ketika pilihan jatuh di filsafat, rangsangan menjadi sekedar sebuah kegenitan intelektual seringkali menggoda. Tapi, itu bisa ditepis, manakala persoalan-persoalan pelik maupun tidak pelik kita mampu sajikan dengan kemudahan-kemudahan yang lahir dari permenungan dalam. Nah, mba dian saya rasa ditunggu panggilannya diwilayah esoterik tadi. Membumi tapi tidak sekedarnya. Menjadi asdos tapi bukan sekedar kegenitan semata. Komitmen hanya terjawab oleh waktu.
R Muhammad Mihradi
FH Universitas Pakuan, Bogor
(Dosen ampir berkarat 10 tahunan)

Buku karya Dr. Boas Boang Manalu akan segera terbit pada bulan Januari 2008, yang berisikan kumpulan tulisan “ulasan pemikiran Karl Marx dan Fyodor Dostoevsky”. Buku ini ditujukan bagi pembaca yang ingin mendalami pemikiran kedua tokoh besar tersebut tanpa terjebak pada pemahaman dogmatisme melainkan secara reflektif-kritis.

Untuk informasi lebih lengkap segera hubungi kami melalui email hendra_has@deptan.go.id atau dengan meng-sms ke 081807109782 atau akses http://meontology.blogdrive.com/

cepetan nikah mbak,…biar punya momongan, enak khan? pasti imut2 nanti bayinya :D

wah menarik tuh mb tentang feminisme. coba aja dibandingin dengan studi perempuan dalam agama Islam.

I realyze that would be interested topic

Leave a Reply

(required)

(required)

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.



Anti-Spam Image