Jenuh mengikuti sidang uji materi Undang-undang Perfilman Nasional di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Dian menjadi jenuh. Meski sesekali memperhatikan jalannya sidang, Dian memainkan kuku jemari tangannya.
Gue menggerak-gerakkan kuku sambil seberapa kali digigitnya. Entah apa yang dipikirkan Dian sehingga iseng mencari kesibukan hingga sidang selesai.
Beberapa saat setelah memainkan jemari, tiba-tiba sidang menjadi seru dengan sebuah perdebatan, Dian langsung melongok dan dengan mimik wajah keheranan mencari tahu apa yang terjadi di persidangan. Sekali-sekali Dian iseng gapapa kan?
salam,
semoga petunjuk itu akhirnya menyapamu. jika tak ada aral melintang, satu waktu kau akan bertemu dengan seorang lelaki. ia dikenal dalam nama beragam: bayu segara, danutirta, syaikh sejuk, bintang timur, pa’bicara ada’tongeng, dan sejumlah nama samar serta gelar lain. Ia mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertayaan filosofis yang kau pendam dan belum terfahami. semoga akhirnya kau mengenalnya. Kalimat pembuka jati dirinya adalah:man arafa nafsahu fakad arafa rabbahu.
Buah jatuh, tak jauh dari pohonnya.
Semoga pesan ini sampai kepadamu.
Salam.